May 2024

Cerita perjalanan singkat coklat

Pembuatan coklat mula-mula dipopulerkan oleh suku Maya dengan cara ditumbuk dan dicampur air sebagai minuman. Kemudian bangsa Spanyol menambahkan gula ke dalam minuman coklat sehingga enak dinikmati. Melihat potensi coklat untuk bisa menjadi bisnis besar, bangsa-bangsa lain mulai menanam dan mengembangkan tanaman cacao, sehingga biji cacao mulai ditanam di Srilangka, Venezuela, Sumatra dan Jawa. Indonesia

Cerita perjalanan singkat coklat Read More »

PROSES PENGOLAHAN BIJI COKLAT

Biji kakao yang sudah diambil dari buahnya ini difermentasikan antara 2-8 hari. Berubah dari warna putih menjadi kecoklatan. Fermentasi merupakan suatu proses produksi suatu produk dengan mikroba sebagai organisme pemroses. Fermentasi biji kakao merupakan fermentasi tradisional yang melibatkan mikroorganisme indigen dan aktivitas enzim endogen. Fermentasi biji kakao tidak memerlukan penambahan kultur starter (biang), karena pulp

PROSES PENGOLAHAN BIJI COKLAT Read More »

Membahas Jenis buah Kakao

Kakao varietas Criollo, adalah tipe tanaman kakao yang menghasilkan biji kakao kering yang biasa dikenal sebagai fine flavour cocoa, choiced cocoa, edel cocoa, atau kakao mulia. Ciri-ciri utama tipe criolo: tongkol berwarna hijau atau merah; kulit berbintil-bintil kasar, tipis dan lunak; biji bulat telur dengan kotiledon berwarna putih pada waktu basah. Kakao ini memiliki ciri cita

Membahas Jenis buah Kakao Read More »

Proses pembuatan Pasta Coklat (Cocoa Liquor)

Proses penyangraian biji coklat dilakukan pada suhu maksimal 150oC, selama 10 – 35 menit, tergantung dari tujuan akhir penggunaan biji. Biji yang akan diolah menjadi coklat (chocolate), membutuhkan proses sangrai yang lebih intensif dibandingkan dengan biji yang akan diolah untuk menjadi coklat bubuk (cocoa powder). Apapun metode penyangraian yang dipilih, proses tidak boleh menghanguskan kulit

Proses pembuatan Pasta Coklat (Cocoa Liquor) Read More »

Memperdalam sejarah tentang Cocoa

Theobroma cacao dibagi dalam tiga kelompok besar yaitu jenis Criollo, Forastero dan Trinitario. Criollo menghasilkan biji kakao dengan aroma yang sangat kuat tanpa rasa pahit, tetapi sensitif terhadap perubahan iklim dan serangan hama penyakit. Berbeda dengan criollo, forastero lebih tahan perubahan iklim dan serangan hama, jumlah produksinya relatif besar tetapi bijinya memiliki aroma yang lemah

Memperdalam sejarah tentang Cocoa Read More »

Cocoa yang kaya dengan kandungan Flavanol

Adanya kandungan flavanol pada biji ini ternyata juga dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit berbahaya di masa mendatang. Apa nama penyakit itu? Ya, kanker. Penelitian terhadap komponen kakao menemukan bahwa biji ini memiliki efek antioksidan. Sehingga, mengonsumsi kakao dapat melindungi sel dari kerusakan molekul reaktif, melawan peradangan, menghambat pertumbuhan sel, membunuh sel kanker, dan membantu

Cocoa yang kaya dengan kandungan Flavanol Read More »

Coklat dapat menurunkan Tekanan Darah

Anda yang mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi juga bisa mengonsumsi kakao guna mengatasi masalah kesehatan tersebut. Manfaat biji coklat yang satu ini sudah terbukti secara ilmiah. Dalam sebuah penelitian, terungkap bahwasanya konsumsi 1,4-105 gram kakao dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 2 mmHg. Kendati efektivitas biji cokelat dalam menurunkan tekanan darah ini lebih besar pada

Coklat dapat menurunkan Tekanan Darah Read More »